BAB 6: Pelapisan Sosial dan Keselamatan Derajat



BAB 6: Pelapisan sosial dan Keselamatan Derajat

A.    Pelapisan Sosial
                      
1. Pengertian Pelapisan Sosial
pelapisan sosial adalah pembedaan antar warga dalam masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial secara bertingkat.
2. Terjadinya Pelapisan Sosial
-          Terjadi dengan disengaja
Sistem palapisan ini disusun dengan sengaja ditujuan untuk mengejar tujuan bersama.
-          Terjadi dengan sendirinya, proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri.
3. Perbedaan Sistem Pelapisan Dalam Masyarakat
a. Manusia dipengaruhi oleh masyarakat demi pembentukan pribadinya
b.Individu mempengaruhi masyarakat dan bahkan menyebabkan perubahan
4. Teori Tentang Pelapisan Sosial
-          Kelas atas (upper class)
-          Kelas bawah (lower class)
-          Kelas menengah (middle class)
-          Kelas menengah ke bawah (lower middle class)

B.    Kesamaan Derajat
1. Pengertian kesamaan Derajat
Kesamaan derajat adalah suatu sifat yang menghubungankan antara manusia dengan lingkungan masyarakat umumnya timbal balik, maksudnya orang sebagai anggota masyarakat memiliki hak dan kewajiban, baik terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah dan Negara.

2. Pasal Pasal Dalam UUD 1945 Tentang Persamaan Hak
-          Pasal 27 ayat 1
-          Pasal 27 Ayat 2
-          Pasal 28 Pasal
-          29 ayat 2
-          Pasal 31
3. 4 Pokok HAM Dalam 4 Pasal Yang Tercantum Pada UUD 1945
-          Batang Tubuh UUD 1945
-          GBHN (ketentuan MPR No. II/MPR/1993)
-          P4 (Pedoman, Penghayatan dan Pengamalan Pancasila)
-          Perundang undangan Dalam Piagam atau Deklarasi Internasional

C. Elite dan Massa
1. Pengertian Elite
Dalam pengertian umum elite menunjukkan sekelompok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukan tinggi. Dalam arti lebih khusus lagi elite adalah sekelompok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan  kecil yang memegang kekuasaan.
2. Fungsi Elite Dalam Memegang Strategi
Dalam suatu kehidupan sosial yang teratur, baik dalam konteks luas maupun yang lebih sempit selalu ada kecenderungan untuk menyisihkan satu golongan tersendiri sebagai satu golongan yang penting, memiliki kekuasaan dan mendapatkan kedudukan yang terkemuka jika dibandingkan dengan massa.
3. Pengertian Massa
Massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spotnan, yang dalam beberapa hal menyerupai crowd, tetapi yang secara fundamental berbeda dengannyadalam hal-hal yang lain. Massa diwakili oleh orang-orang yang berperanserta dalam perilaku missal seperti mereka yang terbangkitkan minatnya oeleh beberap peristiwa nasional, mereka yang menyebar di berbagai tempat, mereka yang tertarik pada suatu peristiwa pembunuhan sebgai dibertakan dalam pers atau mereka yang berperanserta dalam suatu migrasi dalam arti luas.

4. Ciri Ciri Massa
-           Keanggotaannya berasal dari semua lapisan masyarakat atau strata sosial, meliputi orang-orang dari berbagai posisi kelas yang berbeda, dari jabatan kecakapan, tingkat kemakamuran atau kebudayaan yang berbeda-beda.
-          Massa merupakan kelompok yang anonim, atau lebih tepat, tersusun dari individu-individu yang anonim.
-          Sedikit sekali interaksi atau bertukar pengalaman antara anggota-anggotanya.

Comments